https://www.infosuzukitangerang.com/

 

Pamor Suzuki Jimny begitu tinggi di dunia, bahkan di Indonesia sekalipun. Saking tingginya, pemesanan sampai harus ditahan karena keterbatasan suplai dari Jepang. Melihat hal ini, boleh jadi terbaca sebagai peluang bagi Suzuki Indomobil Motor untuk memproduksi Jimny di Indonesia. Terkait produksi lokal, Suzuki angkat bicara dalam Live Interview OTO (30/4)

Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales, Harold Donnel, menjelaskan niatan Suzuki, “Memang kalau dari Suzuki Indonesia memiliki impian untuk bisa melokalkan perakitan dari Jimny.” Ia menambah bahwa sampai saat ini masih melakukan koordinasi dengan pihak prinsipal. Namun pihak pusat belum dapat menentukan, sementara Suzuki Indomobil Motor tetap mengupayakan agar Jimny dapat dirakit secara lokal.

Upaya ini pun dijelaskan bukan merupakan perkara mudah. “Memang membutuhkan waktu yang cukup panjang dikarenakan pada saat kami melakukan perakitan lokal ini tidak hanya serta merta ‘oh sudah Jimny dirakit di Indonesia’ tapi juga ada banyak investasi yang harus dilakukan apabila Jimny dirakit di Indonesia,” pungkas Harold.

Di samping investasi, ada juga pertimbangan lain terkait standar kualitas. “Karena kami juga harus bisa memastikan produk yang dijual di Indonesia harus sama dengan produk yang dijual di Jepang. Harus sama dengan produk yang dijual di India. Harus sama. Jadi ini adalah global standardization, dan kami harus memastikan itu semua.”

Sebagai informasi, saat ini Jimny dirakit di fasilitas manufaktur di Kosai, Jepang, bersamaan dengan berbagai model. Dengan kapasitas produksi total 490 ribu unit per tahun, mungkin sulit untuk meningkatkan porsi produksi satu model jika harus mengompromikan model lain. Untuk itu, melempar produksi ke regional lain bisa menjadi jawaban.

Belakangan, fasilitas Maruti Suzuki di Hansalpur, India diwartakan bakal kebagian tugas itu. Konon Suzuki tengah menyiapkan lini produksi Jimny pada fasilitas yang belum terpakai. Melansir Autocar India, sumber yang tak disebutkan namanya memaparkan bahwa Maruti Suzuki menargetkan produksi 4.000 – 5.000 unit Jimny per bulan, dimulai Mei 2020 ini. Selama enam bulan pertama, perakitan ditujukan spesifik untuk memenuhi permintaan ekspor. Barulah kemudian mereka resmi mengenalkan Jimny untuk pasar lokal.

Menariknya, beredar rumor Maruti Suzuki akan menawarkan versi berbeda dari wujud orisinal 3-pintu. Varian long-wheelbase berpintu lima sempat menjadi perbincangan hangat. Model ini sendiri dikembangkan Maruti sebagai Jimny versi Bollywood, tanpa informasi lanjutan apakah akan berlanjut diekspor atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *