
Minat Suzuki Jimny 5 Pintu, Harus Rela Inden Berapa Lama?
JAKARTA, – Suzuki Jimny selama ini terkenal sebagai mobil yang punya banyak peminat. Saking banyaknya konsumen yang tertarik meminang Jimny, membuat inden mobil ini mengular panjang hingga bulanan bahkan tahunan. Randy Murdoko, Asst to Dept. Head 4W Sales PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, waktu inden Jimny terbilang relatif bergantung beberapa hal. Namun, ia mengklaim untuk saat ini angka suplai per bulan untuk Jimny 3 pintu sebanyak 50 unit, dan Jimny 5 pintu 100 unit setiap bulan.
“Jadi kalau berapa lama indennya tergantung. Mungkin contoh Jimny 5 pintu hari demi hari bertambah terus (pemesanannya),” ucap Randy di Jakarta, Kamis (16/2/2024). Randy menambahkan, saat ini inden Jimny 5 pintu sudah menyentuh angka 1.000 unit. Adapun Jimny 3 pintu SPK yang masih berjalan kurang lebih 800 unit. Sementara itu, 4W Marketing Director PT SIS Harold Donnel, mengatakan, seiring berjalannya waktu antrean inden Jimny diklaim mulai surut.
Apalagi dengan hadirnya Jimny 5 pintu, waktu tunggu konsumen di Indonesia untuk mendapatkan Jimny 3 pintu terpangkas signifikan. “Sampai saat ini untuk Jimny 3 pintu kapasitas inden di beberapa warna itu mungkin sekitar satu sampai dengan satu setengah bulan. Tergantung dari pengurusan BBNKB di wilayah setempat,” ujar Harold. Meski tak lagi sampai tahunan, Harold menjelaskan, untuk beberapa pilihan warna tertentu pada Jimny 3 pintu, konsumen tetap harus menunggu sedikit lebih lama, sampai tiga bulan. Sedangkan buat inden Jimny 5 pintu diklaim kurang lebih hampir sama dengan Jimny 3 pintu, dengan waktu pengiriman ke konsumen dilakukan mulai Februari ini.
Suzuki Jimny 5-door: Seberapa Layak Ditunggu?
Awal tahun 2024 ini Suzuki resmi menawarkan Jimny 5-door di Indonesia. Mobil yang diimpor dengan skema CBU dari India ini pun langsung memikat peminat di tanah air.
Walau punya quota dua kali lipat dari varian 3-door, namun nyatanya antrean peminatnya tetap mengular. Estimasi, setidaknya butuh waktu berbulan-bulan untuk dapat meminang mobil yang satu ini. Tak hanya itu, harganya pun sudah lepas dari suggention price yang disodorkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dengan beragam selisih harga.
Lalu, seberapa layak mobil ini untuk ditunggu?
Kami mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung produk fenomenal ini di atas medan off-road. Memang bukan medan yang sangat berat, namun kami rasa cukup untuk menunjukkan keunggulan fitur off-road yang dimiliki oleh SUV berkapasitas mesin 1.5 liter ini.
Tranfercase (T-Case)
Tentu tidak bisa disamakan dengan Jimny lama apalagi di era SJ410. Jimny 5-door ini menggunakan tranfercase dengan penggerak rantai yang mampu menghantarkan kualitas pengendaraan yang lebih halus. Patern posisi gigi neutral (N) pada T-Case sudah tidak ada sehingga hanya menyisakan opsi 2H,4H dan 4L.
Model shift on the fly memungkinkannya untuk melakukan pengantian model penggerak dari 2H ke 4H dalam kondisi mobil berjalan. Bahkan bisa dilakukan dalam kecepatan tinggi. Sementara untuk model 4L, kendaraan harus berhenti sepenuhnya dan tongkat t-case harus ditekan sembari ditarik ke belakang.
Sayang proses ke 4L ini terasa sedikit keras dan tidak tersedia instrument penunjuk 4L pada dasbor. Pada posisi 4L ini otomotis Electronic Stability Program dinonaktifkan. Perannya digantikan oleh Brake-Limited Slip Differential (Brake LSD).
Fitur Berkendara Off-road
Layaknya mobil modern, Jimny berkode JB74 ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang menudukung mobil ini baik di jalanan on-road ataupun off-road.
Pertama adalah Brake-Limited Slip Differential Tranction Control (Brake LSD). Pada dasarnya pembatasan putaran pada roda dikendalikan oleh rem. Tidak seperti model lamanya khususnya di generasi dua (optional) yang mengatur putaran roda melalui perangkat LSD mekanikal yang ada di bagian gardan.
Perangkat rem yang dikontrol secara elektronik akan melakukan penyesuaian, sehingga terasa ada delay sekitar 1-2 detik untuk menyamakan putaran ban kiri dan kanan.
Kedua adalah Hill Descent Control (HDC) perangkat standar yang diperuntukkan untuk membantu kontrol kendaraan secara otomatis memperlambat laju mobil saat merayapi jalan turunan hingga turunan dengan permukaan yang licin.
Dengan HDC ini Jimny lebih mudah dikendalikan karena perangkat ini menjaga kecepatan agar Jimny tidak meluncur cepat. Ini sangat membantu pada versi transmisi otomatis.
Ruang yang lega
Suzuki Jimny 5-door ini punya kelebihan yang signifikan jika dibandingkan versi 3-door yakni pada baris keduanya. Penumpang baris kedua punya leg room yang lebih lega. Selain itu penumpang di baris ke dua lebih mudah mengakses wilayah ini dibandingkan dengan model 3-door.
Pada model ini pun ruang bagasinya pun jadi lebih luas, otomatis mampu menampung barang lebih banyak.
Di poin ini Jimny 5-door unggul telak dibandingkan saudaranya yang punya pintu yang lebih sedikit.
Walau demikian mobil ini dirancang sebagai kendaraan yang mengakomodir empat penumpang di dalam kabinnya. Kondisi ini ditegaskan dengan kehadiran empat seatbelt dan bukannya lima seatbelt.

